<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Seputar Bahasa Inggris</title>
	<atom:link href="http://guidocamp.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://guidocamp.wordpress.com</link>
	<description>All about English!</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Jan 2011 11:11:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='guidocamp.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Seputar Bahasa Inggris</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://guidocamp.wordpress.com/osd.xml" title="Seputar Bahasa Inggris" />
	<atom:link rel='hub' href='http://guidocamp.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ayo Belajar Bahasa Inggris (3)</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/23/ayo-belajar-bahasa-inggris-3/</link>
		<comments>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/23/ayo-belajar-bahasa-inggris-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 18:32:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mugito Guido</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[learning grammar]]></category>
		<category><![CDATA[tata bahasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guidocamp.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Dalam pelajaran terdahulu kita sudah membahas bagaimana mengungkapkan peristiwa yang kita alami, mulai dari peristiwa yang sudah lewat / lampau, peristiwa yang sedang berlangsung, maupun peristiwa yang menjadi kebiasan atau sudah menjadi kebenaran umum. Kali ini kita akan membahas tenses yang kita pakai untuk melukiskan peristiwa yang akan terjadi atau akan berlangsung. Nah, tenses ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=72&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/ngajar3.png?w=129&#038;h=150" alt="ngajar" title="ngajar" width="129" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-73" />Dalam pelajaran terdahulu kita sudah membahas bagaimana mengungkapkan peristiwa yang kita alami, mulai dari peristiwa yang sudah lewat / lampau, peristiwa yang sedang berlangsung, maupun peristiwa yang menjadi kebiasan atau sudah menjadi kebenaran umum. Kali ini kita akan membahas tenses yang kita pakai untuk melukiskan peristiwa yang akan terjadi atau akan berlangsung. Nah, tenses ini kita sebut <em>‘the future’.</em> Ayo kita bahas lebih lanjut tentang <em>the future</em> ini, yang akan meliputi pembahasan mengenai <em>simple future, future progressive </em>dan <em>future perfect</em>, dan <em>future perfect progressive.</em><br />
<span id="more-72"></span><br />
Untuk melukiskan suatu peristiwa yang belum terjadi dan baru akan terjadi beberapa saat kemudian biasanya kita memakai kata ‘akan’. Kata ‘akan’ ini dalam bahasa Inggris kita memakai <em>‘will’. </em>Umpamanya kita mau bilang: “Besok aku akan mendaki Gunung Merapi”. Dalam Bahasa Inggris kita ucapkan: <em>Tomorrow, I will climb the Mount Merapi</em>. Tenses seperti ini kita sebut sebagai <em>Simple Future.</em><br />
<strong><br />
Simple future</strong></p>
<p>Pola kalimat yang menggunakan simple future adalah</p>
<p><strong>Subject + will + kata kerja bentuk pertama.</strong></p>
<p>Contoh:</p>
<p>Saya akan melanjutkan belajar Bahasa Inggris. <em>I will continue learning English.</em><br />
Ia akan menulis artikel di sini. <em>She / he will write an article here.</em><br />
Berita itu akan membuatnya kaget. <em>The news will make him surprised.</em><br />
Bila kita tidak berbuat sesuatu, akan mati tanpa arti. <em>If we don’t have something, we will die nothing.<br />
</em><br />
Coba kita perhatikan!<br />
Untuk subject <em>he, she,it</em>, kata <em>will</em> diikuti dengan kata kerja bentuk pertama, tidak perlu menambahkan ‘s’. Jadi bukan, <em>She will writes</em>, tetapi <em>She will write.</em></p>
<p>Berlatihlah untuk mengungkapkan kegiatan-kegiatan yang akan kamu lakukan dengan memakai <em>simple future</em> ini sebanyak-banyaknya.</p>
<p>Bila kamu akan membuat kalimat negatifnya, letakkanlah kata<em> ‘not’ </em>di belakang kata will. Kata <em>will not</em> dapat digabung dan disingkat menjadi <em>won’t.</em></p>
<p>Contoh pemakaian:</p>
<p>Hari ini kita tidak akan berlayar karena cuaca buruk.<br />
<em>We will not (won’t) sail today because of the bad weather.<br />
</em><br />
Kami tidak akan pulang sebelum diijinkan oleh guru.<br />
<em>We will not (won’t) go home until our teacher allows us.<br />
</em><br />
Lakukan atau kita tidak akan punya apapun!<br />
<em>Do or we won’t get anything!</em></p>
<p>Lalu bagaimana kalau kita akan membuat kalimat tanya?</p>
<p>Gampang saja! Tinggal memindahkan letak kata <em>will </em>di awal kalimat dan menambahkan tanda tanya di akhir kalimat.</p>
<p>Akankah hari ini kutemukan hal baru dalam hidupku?<br />
<em>Will I see something new in my life?</em></p>
<p>Akankah kau beli sebuah Mecedes bila kau dapatkan cukup uang.<br />
<em>Will you buy a Mercedes if you get enough money?<br />
</em></p>
<p><strong>Future progressive</strong></p>
<p>Penggunaan kata <em>will </em>sebagai terjemahan dari kata akan, hanya melukiskan bahwa suatu tindakan akan dilakukan. Di dalamnya tidak ada batasan tentang waktu yang pasti kapan pelaksanaanya: apakah itu akan sedang dilakukan, akan sudah dilakukan. Padahal dalam Bahasa Inggris ‘akan sedang dilakukan’ mengunakan tenses lain dari tenses yang digunakan untuk menerjemahkan sekedar kata ‘akan’. Ayo kita perluas pemahaman kita.</p>
<p>Pola kalimatnya adalah:</p>
<p><strong>Subject + will + be + kata kerja bentuk -ing</strong></p>
<p>Bandingkan antara kalimat:</p>
<p>Ia akan belajar Bahasa Inggris besok.<br />
<em>(She will learn English tomorrow).</em></p>
<p>dengan kalimat ini:</p>
<p>Ia akan belajar menulis jam11.00 besok.<br />
(Karena ia mengikuti les Bahasa Inggris setiap jam 10.00-12.00, maka besok ia pada jam 11.00 sedang belajar. Hari ini kita bisa mengatakan: <em>She will be learning English at 11.00 tomorrow</em>)</p>
<p>Jadi, untuk peristiwa yang akan sedang berlangsung pada saat tertentu di waktu yang akan datang, kita pakai <em>future progressive </em>atau <em>present continuous tense.</em></p>
<p>Wah, kok kata-katanya kelihatan ruwet banget ya. Kalau dilihat dengan mata iya sih, tapi coba kita lihat pakai rasa…tidak juga kan? Dalam bahasa Indonesia memang makna ‘akan’ ya sekedar ‘terjadi pada waktu yang akan datang’, itu saja! Dalam Bahasa Inggris lebih terperinci, apakah peristiwa itu: baru akan, akan sedang terjadi, sudah akan terjadi, ataupun akan sudah sedang terjadi.</p>
<p>Tambah bingung? Jangan menyerah! Dalam mempelajari bahasa memang selain menggunakan nalar kita juga menggunakan rasa. Semakin peka kita menggunakan rasa semakin gampang kita menangkap makna. Belajar bahasa juga tidak lepas dari unsur estetika, maka belajar menggunakan rasa akan sangat mempengaruhi kemampuan untuk menjadi ‘beda’ dan bukan sekedar ‘rata-rata’.<br />
Kembali ke masalah <em>future progressive</em>, bagaimana kalau kita akan membuat kalimat negatifnya?</p>
<p>Pada jam 11.00 besok, ia tidak akan sedang belajar bahasa Ingris.<br />
<em>At 11.00 o’clock tomorrow, she will not be learning English.</em>(mungkin khusus besok, lesnya libur)</p>
<p>Malam ini ia tidak akan sedang menjelajah internet.<br />
<em>Tonight, he will not be browsing the Internet.</em> (mungkin dilarang bapaknya, biasanya setiap malam ia melakukan browsing).</p>
<p>Untuk membuat kalimat tanya, kita pindahkan kata <em>will</em> ke awal kalimat dan menambahkan tanda tanya di akhir kalimat.</p>
<p><em>Will she be learning English at 11.00 tomorrow?</em></p>
<p><em>At 11.00 o’clock tomorrow, will she not be learning English?</em></p>
<p><strong>Future perfect</strong></p>
<p>Bila pada waktu yang akan datang kita ‘akan sudah menyelesiakan’ suatu pekerjaan sebelum peristiwa lain tejadi, kita gunakan <em>future perfect</em>. Sekali lagi coba menggunakan rasa dalam mengartikan frasa ‘akan sudah menyelesaikan’ ini, maka semuanya akan terasa mudah dalam mempelajari tenses ini.</p>
<p>Pola kalimatnya:</p>
<p><strong>Subject + will + have + kata kerja bentuk III (perfect)</strong></p>
<p><em>I will have already finished eating when you arrive at 12.30. </em>(makannya biasanya jam 12.00)<br />
<em>You will have graduated on August.</em> (sekarang bulan Juni, ujiannya bulan July, Agustus sudah lulus kan?)</p>
<p>Untuk membuat kalimat negatif, sama saja tinggal menambahkan <em>‘not’</em> di belakang kata <em>&#8216;will&#8217;.</em></p>
<p><em>I will not have already finished eating when you arrive at 12.30. </em>(kalau makannya biasanya jam 13.00)</p>
<p><em>You will not have graduated on August.</em> (misalnya ujiannya bulan September, pada bulan Agustus pasti belum lulus).</p>
<p>Dan untuk kalimat tanya, cukup memindahkan kata <em>‘will’ </em>di awal kalimat dan mengakhiri kalimat dengan tanda tanya.</p>
<p><em>Will you have already finished eating when you I arrive at 12.30?</em></p>
<p><em>Will you have graduated on August?</em></p>
<p><strong>Future perfect progressive</strong></p>
<p>Masih terkait dengan masalah mengungkapkan peristiwa pada masa yang akan datang,<br />
ayo kita pelajari sekalian mengenai future perfect progressive.</p>
<p>Pola kalimatnya adalah:</p>
<p><strong>Subject + will + have + been + kata kerja bentuk –ing</strong></p>
<p>Lho, koq semakin panjang saja ya. Kelihataannya begitu. Tapi coba gunakan resep ‘rasa’ tadi, maka semua menjadi gampang. Tenses ini untuk melukiskan peristiwa yang ‘sudah dimulai, sedang dan akan masih terus berlanjut pada masa mendatang’. Lebih jelasnya begini: kita sudah belajar Bahasa Inggris 2 tahun yang lalu, sekarang masih belajar di tahun ke-2 ini dan tahun depan mungkin juga masih terus belajar. Nah <em>tenses</em> yang paling tepat, gunakan <em>future perfect progressive</em> ini.</p>
<p><em>I will have been learning English for two years</em>. (sudah belajar 2 tahun tapi tahun ke-2 ini masih berjalan, dan akan masih terus belajar di ahun berikutnya).</p>
<p><em>Anthony will have been eating ten apples.</em> (sudah makan 10 apel tapi belum habis, sekarang sedang makan apel ke 10 ini, dan mungkin akan terus makan apel ke-11 dan seterusnya)</p>
<p>Bagaimana untuk membuat kalimat negatifnya ? Tidak berbeda dengan cara sebelumnya, tambahkan kata <em>not</em> di belakang kata <em>will.</em></p>
<p><em>I will not have been learning English for two years.</em></p>
<p><em>Anthony will not have been eating ten apples.</em></p>
<p>Bagaimana pula untuk membuat kalimat tanya /<em> interrogative? </em>Bukan hal yang susah, tinggal memindahkan kata <em>will </em>ke awal kalimat dan mengakhiri kalimat dengan tanda tanya.</p>
<p><em>Will you have been learning English for two years?<br />
</em><br />
<em>Will Anthony have been eating ten apples?</em></p>
<p>Wah, rasanya sudah cukup panjang kita membahas masalah <em>the future </em>ini. Aku juga sudah capai nulisnya. Sementara kita sudahi dulu pelajaran kali ini dan kita lanjutkan pada kesempatan mendatang. Satu hal yang perlu diingat, coba berlatih sendiri dengan tenses di atas karena ini cara yang membuat kamu berbeda dengan mereka yang tidak / belum bisa berbahasa Inggris.</p>
<p>Selamat belajar.<br />
Catatan: tulisan ini juga dimuat di <a href="http://englishlearningcamp.blogspot.com">English Learning Camp.</a></p>
<br />Posted in Pelajaran Bahasa Inggris Tagged: learning grammar, tata bahasa <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guidocamp.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guidocamp.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guidocamp.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guidocamp.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guidocamp.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guidocamp.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guidocamp.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guidocamp.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guidocamp.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guidocamp.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guidocamp.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guidocamp.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guidocamp.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guidocamp.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=72&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/23/ayo-belajar-bahasa-inggris-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c7c46d7c83f6a82f27149137eecd230?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mugito Guido</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/ngajar3.png?w=129" medium="image">
			<media:title type="html">ngajar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayo Belajar Bahasa Inggris (2)</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/23/ayo-belajar-bahasa-inggris-2/</link>
		<comments>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/23/ayo-belajar-bahasa-inggris-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 17:04:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mugito Guido</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[learning motivation]]></category>
		<category><![CDATA[tata bahasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guidocamp.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[Kali ini kita akan membahas bagaimana mengungkapkan kegiatan kita yang sedang kita lakukan. Misalnya saja saat ini kamu yang sedang membaca tulisan ini ingin mengatakan: ‘Sekarang aku sedang membaca artikel Bahasa Inggris di sebuah website’. Maka, dalam Bahasa Inggris-nya kamu bisa bilang: ‘Now, I am reading an English article in a website’. Kalau kita perhatikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=67&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/ngajar2.png?w=129&#038;h=150" alt="ngajar" title="ngajar" width="129" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-68" />Kali ini kita akan membahas bagaimana mengungkapkan kegiatan kita yang sedang kita lakukan. Misalnya saja saat ini kamu yang sedang membaca tulisan ini ingin mengatakan: ‘Sekarang aku sedang membaca artikel Bahasa Inggris di sebuah website’. Maka, dalam Bahasa Inggris-nya kamu bisa bilang: ‘<em>Now, I am reading an English article in a website’</em>. Kalau kita perhatikan kata kerja (verb) ‘membaca’ yang dalam kamus itu <em>‘write’</em>, bentuknya kemudian menjadi <em>am + reading.</em> Dalam tata bahasa bentuk kata kerja yang demikian disebut <em>Present Continuous Tense</em>. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang bentuk kata kerja dan penggunaan <em>tense</em> ini.<br />
<span id="more-67"></span><br />
<strong>Present Continuous Tense</strong></p>
<p>Bentuk kata kerja dengan present continuous tense ini mempunyai pola seperti ini</p>
<p><strong>to be + kata kerja bentuk ing.</strong></p>
<p>To be terdiri dari: <em>am, is, are, was, were.</em><br />
Penggunaanya dalam kalimat seperti berikut ini:</p>
<p>I am singing.<br />
<em>You are working.<br />
He is sleeping.<br />
She is crying.<br />
It is raining.<br />
You are all kidding.<br />
We are swimming.<br />
They are talking.</em></p>
<p>Contoh lain:</p>
<p>Saya sedang menulis surat untuk adikku perempuan – <em>I am writing a letter to my younger sister.<br />
</em><br />
Martina sedang membaca puisi di depan kelas – <em>Martina is reading poetry in front of the class.</em></p>
<p>Pak Raden sedang mencuci mobilnya dengan air – <em>Mr. Raden is washing his car with water.<br />
</em><br />
Kami sedang memanjat gunung Merbabu – <em>We are climbing Mount Merbabu.<br />
</em><br />
<strong>Penggunaan present continuous tense:</strong></p>
<p>1. Untuk melukiskan peristiwa yang sedang terjadi pada saat pelaku berbicara<br />
<em><br />
I am reading an English article.</em> ( saat ini sedang membaca)</p>
<p>2. Untuk melukiskan peristiwa yang masih berlangsung, tetapi tidak harus terjadi saat ada pembicaraan.</p>
<p><em>I am writing a short story.</em> (pada saat pembicaraa belum tentu sedang menulis, tapi proyek menulisnya memang belum selesai, masih berlangsung)</p>
<p>3. Untuk melukiskan peristiwa yang sedang berlangsung ketika suatu peristiwa terjadi<br />
<em><br />
When I come in to the class, she is crying at the corner.</em> (ketika saya masuk kelas, ia sedang menangis di sudut ruangan, menangisnya terjadi duluan)</p>
<p><strong>Past Continuous Tense</strong></p>
<p>Sekalian saja, ayo kita pelajari bagaimana kalau kita ingin mengungkapkan peristiwa yang sedang terjadi tapi waktunya sudah lewat, bukan saat ini. Misalnya: ‘Jam 7.00 kemarin, aku sedang menyanyi’. Itu gampang saja. Gantilah to be <em>‘am’ </em>dengan bentuk lampaunya, yaitu <em>‘was’</em>, sehingga kalimatnya menjadi: <em>At 7.00 o’clock, I was singing yesterday.</em></p>
<p>Untuk kalimat yang subject-nya <em>I, you, we, they</em>, tidak menggunakan <em>was</em>, tetapi menggunakan <em>were.</em> Were ini adalah bentuk lampau dari are.</p>
<p><em>I was singing.<br />
You were working.<br />
He was sleeping.<br />
She was crying.<br />
It was raining.<br />
You were all kidding.<br />
We were swimming.<br />
They were talking.</em></p>
<p><strong>Penggunaan Past Continuous Tense:</strong></p>
<p>Kapan tenses ini digunakan? Kita bisa menggunakan <em>past continuous tense</em> untuk hal-hal berikut:</p>
<p>1. untuk melukiskan peristiwa yang sedang terjadi pada waktu yang sudah lewat, jadi bukan saat pembicaraan terjadi.</p>
<p><em>I was listening to the radio all day long.</em> (mungkin mendengarkannya seharian itu kemarin, bukan hari ini)</p>
<p>2. Untuk melukiskan peristiwa yang sedang terjadi pada waktu lampu, ketika peristiwa yang lain terjadi</p>
<p><em>Ina was finishing the exercises when he suddenly knocked the door.</em> (sedang menyelesaikan latihan- mungkin kemarin- ketika ia mengetuk pintu.</p>
<p>Coba kita ambil cerita dari pelajaran yang kemarin, dan kita kembangkan dengan menambahkan beberapa kalimat yang menggunakan present continuous tense dan past continuous tense biar lebih menarik.</p>
<p><em>I get up at 5.30 o’clock every day, but I wake up early this morning. It is 5.00 o’clock in the morning now. I open the window and the stars are still shinning. Not like the stars, the moon is getting fade. As usual, I clean the bedroom and then I take a bath. I don’t forget to brush the teeth. While I am taking a bath, my mother is preparing my breakfast. It takes around 10 minutes to get dressed. I usually have breakfast at 06.00. If I am in hurry, just take a slice of bread and drink a glass of water.</p>
<p>I go to school at 06.30. I often take the same route to go to school. There was an accident in this street yesterday. When I passed this location, people were crowding here. But there are no more people now.</p>
<p>There are many things to do in school. I learn to read, write, draw and sing. I listen to the teacher when she explains the lessons. Sometimes, she does not allow us to write anything while she is explaining the difficult subject. I go home at 12.00 and arrive at home at 13.00. After I take a rest for a few minutes, I have lunch. In the evening, I help my mother, study and watch the television. I go to bed at 21.00. When I went to bed yesterday, my mother was still watching the television and my father was reading a news paper. Tonight, they went to bed earlier.</em></p>
<p>Dari cerita yang semula pendek dan sederhana karena hanya menggunakan <em>simple present tense</em>, kini kita telah menambahkan beberapa kalimat dengan menggunakan <em>present continuous tense </em>dan <em>past continuous tense.</em> Ceritanya menjadi lebih menarik bukan? Itu artinya dengan mempelajari bagian ini kamu lebih pinter dari pada saat kamu mempelajari pelajaran pertama. Kamu bisa lihat sendiri kan kalau semakin banyak latihan kamu semakin pinter?</p>
<p>Tugas kamu sekarang adalah mempelajari dan berlatih membuat kalimat, bicara, atau membuat cerita dengan acuan apa yang kita pelajari dalam pelajaran 1 dan ke-2.<br />
Untuk sementara pelajaran kita sampai di sini dulu biar tidak terlalu banyak. Kita akan menyambungnya dengan pelajaran yang lain lagi, supaya kamu makin pinter.</p>
<p>(Bersambung……)<br />
Tulisan ini juga dimuat di <a href="http://englishlearningcamp.blogspot.com">http://englishlearningcamp.blogspot.com<br />
</a></p>
<br />Posted in Pelajaran Bahasa Inggris Tagged: learning motivation, tata bahasa <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guidocamp.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guidocamp.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guidocamp.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guidocamp.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guidocamp.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guidocamp.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guidocamp.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guidocamp.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guidocamp.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guidocamp.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guidocamp.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guidocamp.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guidocamp.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guidocamp.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=67&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/23/ayo-belajar-bahasa-inggris-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c7c46d7c83f6a82f27149137eecd230?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mugito Guido</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/ngajar2.png?w=129" medium="image">
			<media:title type="html">ngajar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayo Belajar Bahasa Inggris (1) Lanjutan</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/22/ayo-belajar-bahasa-inggris-1-lanjutan/</link>
		<comments>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/22/ayo-belajar-bahasa-inggris-1-lanjutan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 16:52:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mugito Guido</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[learning grammar]]></category>
		<category><![CDATA[tata bahasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guidocamp.wordpress.com/?p=64</guid>
		<description><![CDATA[Pada pelajaran yang lalu kita sudah berlatih bagaimana mengungkapkan kegiatan kita sehari-hari dalam Bahasa Inggris. Kamu dapat mengembangkan sendiri dengan kegiatan-kegiatanmu yang lain. Umpanya mau bilang : ‘setiap hari aku bermain badminton’, ya tinggal cari di kamus apa padanan kata ‘bermain’ itu. Bermain = to play, jadi kalimatnya kita buat : I play badminton everyday. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=64&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/ngajar1.png?w=129&#038;h=150" alt="ngajar" title="ngajar" width="129" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-65" />Pada pelajaran yang lalu kita sudah berlatih bagaimana mengungkapkan kegiatan kita sehari-hari dalam Bahasa Inggris. Kamu dapat mengembangkan sendiri dengan kegiatan-kegiatanmu yang lain. Umpanya mau bilang : ‘setiap hari aku bermain badminton’, ya tinggal cari di kamus apa padanan kata ‘bermain’ itu. Bermain = <em>to play</em>, jadi kalimatnya kita buat : <em>I play badminton everyday</em>. Demikian seterusnya, semakin banyak kamu berlatih semakin mudah dan cepat untuk dapat berbicara. Ibaratnya orang membangun rumah, semakin banyak bahan atau materialnya semakin mudah pelaksanaannya.</p>
<p>Dalam pelajaran kali ini kita sedikit membahas mengenai tensis <em>(tense)</em> yang digunakan untuk mengungkapkan kegiatan kita sehari-hari.Tense adalah perubahan bentuk kata kerja menurut waktunya. Tense yang dipakai untuk mengungkapkan kegiatan yang terjadi berualang-ulang adalah ’<em>simple present tense’.<br />
</em><br />
<span id="more-64"></span><br />
Dalam pelajaran yang lalu juga sudah diberikan kan rumus / pola kalimatnya, yaitu:</p>
<p><strong>subyek + verb / kata kerja bentuk I (pertama)</strong></p>
<p>Saya pergi sekolah berjalan kaki -&gt; <em>I go to school on foot.</em><br />
Kami makan malam jam 19.00 -&gt;<em> We have dinner at 19.00.</em></p>
<p>Yang perlu diperhatikan adalah bila subyek itu berupa orang ketiga tunggal atau benda, maka kata kerja bentuk pertama / <em>simple present tense</em> itu harus ditambah <strong>‘s’.</strong><em>Ia mengecat rumah –<em> He paints the house.</em><br />
Ia (perempuan) menulis surat &#8211; <em>She writes a letter</em><br />
Kucing itu makan ikan – <em>The cat eats fish.</em></p>
<p></em></p>
<p>Ada catatan nih: untuk kata kerja /verb yang berakhiran : <em>o, ch, x, </em>tidak titambah ‘s’ , tapi harus ditambah ‘es’, misalnya: <em>go, catch, matches, fix,</em> menjadi: <em>goes, catches, matches, fixes.</em></p>
<p>Kapan present simple tense ini digunakan?</p>
<p>Jika kita ingin mengungkapkan kegiatan rutin yang terjadi setiap hari, kegiatan yang sudah menjadi kebiasaan<em> (habitual actions). </em>Juga kejadian-kejadian yang sudah menjadi kebenaran umum <em>(general truth).</em></p>
<p>Setiap hari aku pergi ke sekolah – <em>I go to school every day </em>(dilakukan sehari-hari)<br />
Ibuku memasak di dapur – <em>My mother cooks at the kitchen </em>(kebiasaan).</p>
<p>Matahari terbit dari timur – <em>The sun arises at the east </em>(sudah menjadi kebenaran umum)<br />
Bumi itu dundar – <em>The earth is round</em> (sudah diyakini demikian).</p>
<p>Kalau kita ingin mengatakan: ‘saya tidak pergi ke sekolah’ bagaimana? Tinggal menambahkan kata bantu <em>‘do not</em>’ atau disingkat <em>don’t.</em></p>
<p>Aku tidak suka mancing – <em>I do not like fishing.</em><br />
Kita tidak membuang sampah di jalan – <em>We do not throw any garbage at the streets.</em></p>
<p>Yang perlu diperhatikan adalah kalau subyeknya: <em>he , she, it, </em>tidak ditambahkan <em>‘do not’</em> tapi <em>‘does not’.<br />
</em><strong><br />
Christ tidak makan pisang itu karena ia tidak menyukainya -<br />
<em>Christ <strong>does not</strong> eat the banana because he does not like it.<br />
</em><br />
Tina tidak menemui adiknya karena ia tidak punya cukup waktu -<br />
<em>Tina <strong>does not</strong> meet her sister because she does not have enough time.</em></p>
<p>Kambing tidak suka mandi – <em>Goat does not like taking a bath.</em></p>
<p>Kalau kita mau membuat kalimat tanya dengan menggunakan simple present tense ini, caranya mudah saja, tunggal menambahkan kata <em>‘do’</em> atau <em>‘does ‘</em>(untuk <em>he, she, it</em>) di depan kalimat dan menaruh tanda tanya (?) di belakang kalimat.</p>
<p>Apakah kamu makan tiga kali sehari?<br />
<em>Do you eat three times a day?</em></p>
<p>Apakah Tono setia pada janjinya?<br />
<em>Does Tono keep his promise?</em></p>
<p>Apakah jogging membuat kita sehat?<br />
<em>Does jogging make us healty?<br />
</em><br />
<strong>Rangkuman tentang Simple Present Tense:</strong></p>
<p>Digunakan untuk mengungkapkan kegiatan yang terjadi sehar-hari atau sesuatu yang sudah menjadi kebenaran umum.</p>
<p>Rumusnya : subject + verb bentuk pertama</p>
<p>Untuk membuat kalimat negatif : ditambahkan ‘do not’ atau ‘does not’ di depan kata kerja verb</p>
<p>Untuk membuat kalimat tanya: Tambahkan ‘do’ atau ‘does’ di awal kalimat dan akhiri dengan tanda tanya (?).</p>
<p>(Bersambung ke tenses yang lain…..)</p>
<br />Posted in Pelajaran Bahasa Inggris Tagged: learning grammar, tata bahasa <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guidocamp.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guidocamp.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guidocamp.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guidocamp.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guidocamp.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guidocamp.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guidocamp.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guidocamp.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guidocamp.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guidocamp.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guidocamp.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guidocamp.wordpress.com/64/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guidocamp.wordpress.com/64/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guidocamp.wordpress.com/64/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=64&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/22/ayo-belajar-bahasa-inggris-1-lanjutan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c7c46d7c83f6a82f27149137eecd230?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mugito Guido</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/ngajar1.png?w=129" medium="image">
			<media:title type="html">ngajar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayo Belajar Bahasa Inggris (1)</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/22/ayo-belajar-bahasa-inggris-1/</link>
		<comments>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/22/ayo-belajar-bahasa-inggris-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 16:40:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mugito Guido</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelajaran Bahasa Inggris]]></category>
		<category><![CDATA[learning grammar]]></category>
		<category><![CDATA[tata bahasa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guidocamp.wordpress.com/?p=59</guid>
		<description><![CDATA[Belajar Bahasa Inggris itu gampang kok! Mau bisa bicara menggunakan Bahasa Inggris ? Itu gampang! Setiap hari kita melakukan kegiatan. Kegiatan itu dilakukan ada yang sudah lampau, ada yang dilakukan setiap hari, atau pun baru akan dilakukan. Kita punya kegiatan, itu artinya untuk bicara bahasa Inggris kita sudah punya modal. Kan bicara itu hanya mengungkapkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=59&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/ngajar.png?w=129&#038;h=150" alt="ngajar" title="ngajar" width="129" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-61" />Belajar Bahasa Inggris itu gampang kok!<br />
Mau bisa bicara menggunakan Bahasa Inggris ? Itu gampang! Setiap hari kita melakukan kegiatan. Kegiatan itu dilakukan ada yang sudah lampau, ada yang dilakukan setiap hari, atau pun baru akan dilakukan. Kita punya kegiatan, itu artinya untuk bicara bahasa Inggris kita sudah punya modal. Kan bicara itu hanya mengungkapkan pikiran kita dengan kata-kata agar bisa dipahami oleh orang lain. Tapi kenapa sampai sekarang saya belum juga bisa bicara ya, padahal saya sudah belajar Bahsa Inggris beberapa tahun di sekolah? Nah, itu dia masalahnya! Kemungkinannya bisa seperti ini:<br />
1) anda sendiri kurang punya keinginan untuk bisa bicara,<br />
2) kurang latihan bicara,<br />
3) mungkin menggunakan cara belajar yang kurang pas. Padahal bicara bahasa Inggris itu gampang lho, belajar Bahasa Inggri itu seperti orang bikin kue saja (lihat postingan sebelumnya).<br />
<span id="more-59"></span><br />
Kembali ke soal bicara Bahasa Inggirs, mari kita lihat ilustrasi ini. Kita yang hidup di negeri Indonesia ini sudah biasa mengendarai mobil di jalur sebelah kiri. Kalau ada orang yang melawan arus, kita langsung teriak: ‘Kamu salah jalan!’ Di luar negeri sana, pengemudi ada di jalur sebelah kanan karena memang peraturannya begitu. Apa itu salah? Ya tidak. Nah, sekarang coba bayangkan seolah-olah kita lagi ada di luar negeri dan harus mengemudi di jalur kanan. Pasti tidak senyaman kalau kita mengemudi di jalur kiri, paling gak untuk tahap awalnya. Mungkin cara kita belajar Bahasa Inggris selama ini seperti itu juga, metodenya kurang pas. sehingga pada awalnya terasa sangat susah. Awal yang terasa susah ini lantas jadi alat vonis mati: ‘Bahasa Inggris itu susah!’ Wah, kasihan bahasa Inggrisnya. Lebih parahnya lagi kalau sudah divonis begini, kesempatan untuk bisa memang benar-benar mati. Sebaliknya, kalau kesan pertama anda ‘belajar Bahasa Inggris itu gampang’, maka selanjutnya memang gampang beneran. Bukankah kesan pertama itu begitu menggoda?</p>
<p>Ayo kita ke materi!</p>
<p>Kebanyakan cara belajar kita selama ini memakai pola Inggris – Indonesia. Materi yang ditulis dalam Bahasa Inggris itu dipelajari, diterjemahkankan ke dalam Bahasa Indonesia untuk menahaminya , lalu diekspresikan dalam <em>out put</em> tulis atau lesan. Akibatnya kalau kita mesti bicara Bahasa Inggris jadi kesulitan. Pola pikirnya jadi: Inggris – Indonesia – Inggris (3 langkah). Coba kita ubah cara belajar kita dengan menggunakan pola Indonesia – Inggris. Materi teks bahasa Indonesia kita pelajari dan diartikan ke Bahasa Inggris. Pola pikirnya jadi: Indonesia – Inggris ( 2 langkah). Materi dalam Bahasa Indonesia dipelajari – langsung diekspresikan dalam Bahasa Inggris, bisa lesan bisa tulis.</p>
<p>Yuk kita persiapkan prasarananya, kita mulai pelajarannya:</p>
<p>1. Siapkan kamus Indonesia – Inggris yang cukup lengkap, termasuk cara pengucapan katanya <em>(pronunciation)</em><br />
2. Alat-alat tulis: buku tulis, kertas dan ball point , pencil<br />
3. Alat perekam surana: tape recorder , VCD player, DVD (kalau punya)</p>
<p>Sekarang kita mulai belajarnya. Setiap orang mempunyai kegiatan yang berdea-beda. Kita ambil contoh kegitan anak sekolah.</p>
<p>Langkah pertama:</p>
<p>Tulis kegiatan rutin kamu sehari-hari dan cari padanan katanya di kamus Indonesia – Inggris:</p>
<p>Contoh:<br />
• bagun tidur – <em>get up</em><br />
• mandi –<em> take a bath</em><br />
• sikat gigi –<em> brush the teeth</em><br />
• berpakaian – <em>get dressed</em><br />
• makan pagi – <em>have breakfast</em><br />
• minum – <em>drink</em><br />
• pergi sekolah – <em>go to school</em><br />
• mulai – <em>begin</em><br />
• menulis – <em>write</em><br />
• membaca – <em>read</em><br />
• mendengarkan – <em>listen to</em><br />
• bercerita – <em>tell</em><br />
• menggambar – draw<br />
• menyanyi – sing<br />
• menghapus – <em>erase</em><br />
• pulang – <em>go home</em><br />
• tiba – <em>arrive</em><br />
• membantu (ibu) – <em>help (mother)</em><br />
• belajar – <em>study</em><br />
• menonton televisi – <em>watch (television)</em><br />
• selesai – <em>finish</em><br />
• tidur – <em>go to bed<br />
</em><br />
• dan seterusnya…….</p>
<p>Langkah kedua:</p>
<p>Kalau kita akan menggunakan kata-kata itu untuk mengungkapkan kegiatan yang kita lakukan sehari-hari, maka susunanlah kata-kata itu ke dalam kalimat seperti ini:</p>
<p><strong>Subyek + kata kerja bentuk I (pertama), (subject + simple present tense)<br />
</strong><br />
Seperti yang kamu tahu, subyek dalam Bahasa Inggris itu adalah:</p>
<p><em>I </em>- aku/saya orang pertama tunggal<br />
<em>You </em>– kamu/kalian orang ke dua tunggal / jamak<br />
<em>He</em> – ia (laki-laki) orang ketiga tunggal, laki-laki<br />
<em>She </em>– ia (perempuan) orang ketiga tunggal,perempuan<br />
<em>It </em>– ini / itu benda<br />
<em>We </em>– kami / kita orang pertama jamak<br />
<em>They </em>– mereka orang ketiga jamak</p>
<p>Saya bangun tidur – <em>I get up.</em><br />
Saya membersihkan kamar tidur – <em>I clean my bedroom.</em><br />
Saya menyikat gigi –<em> I brush the teeth</em><br />
Saya berpakaian – <em>I get dressed.</em><br />
Saya makan pagi – <em>I have breakfast.</em><br />
Saya minum – <em>I drink.</em><br />
Saya pergi sekolah – <em>I go to school</em><br />
Saya menulis –<em> I write.</em><br />
Saya membaca – <em>I read.</em><br />
Saya mendengarkan pelajaran – <em>I listen to the lesson.</em><br />
Saya membacakan cerita – <em>I tell a story.</em><br />
Saya menggambar – <em>I draw</em><br />
Saya menyanyi – <em>I sing</em><br />
Saya menghapus papan tulis.–<em> I erase the board.</em><br />
Saya pulang – <em>I go home</em><br />
Saya tiba (di rumah) – <em>I arrive at home</em><br />
Saya membantu (ibu) – <em>I help (my mother)</em><br />
Saya belajar -I study<br />
Saya menonton TV – <em>I watch the TV.</em><br />
Saya tidur – <em>I go to bed</em></p>
<p>Langkah ketiga:</p>
<p>Bacalah kegiatan kamu itu keras-keras dan berulang-ulang! Bisa?? Nah, kalau bisa artinya kamu sudah bisa Bahasa Inggris.</p>
<p>Tapi kok kelihatannya ceritanya kurang menarik ya? Gak usah kecil hati, Yuk kita kembangkan begini:</p>
<p>Kegiatanku Sehari-hari</p>
<p>Setiap hari aku bangun pagi jam 5.30. Aku langsung bersih-bersih kamar tidur. Selesai bersih-bersih kamar, aku mandi. Aku tidak lupa gosok gigi. Aku perlu waktu 10 menit untuk berpakaian. Aku makan pagi jam 06.00. Minumnya segelas air putih. Jam 07.00 aku berangkat ke sekolah. Di sekolah, aku belajar membaca, menulis, menggambar dan bernyanyi. Ketika guru menjelaskan pelajaran, aku mendengarkan dengan sungguh-sungguh. Aku juga mambatu bu guru membersihkan papan tulis. Jam 12.30, aku pulang. dan sampai di rumah jam 13.00. Setelah istirahat sebentar, aku makan siang. Sorenya aku membantu ibu, belajar dan nonton TV. Aku tidur jam 21.00.</p>
<p>Wah, ternyata lebih menarik ya kalau dibuat cerita. Supaya lebih keren lagi, ayo kita cerita dalam Bahasa Inggris. Pakai kamus Indonesia-Inggris-mu untuk membuat cerita ini:</p>
<ol> <em>My Daily Activities</em></ol>
<p><em>I get up at 5.30 o’clock every day. I directly clean the bedroom. After I finish cleaning the room, I take a bath. I don’ forget to brush the teeth. It takes me 10 minutes to get dressed. I usually have breakfast at 06.00. I drink a glass of water. At 70.00, I go to school. I learn to read, write, draw and sing. I listen to the teacher when she explains the lessons. I go home at 12.00 and arrive at home at 13.00. After I take a rest for a few minutes, I have lunch. In the evening, I help my mother, study and watch the television. I go to bed at 21.00.<br />
</em><br />
Langkah keempat:</p>
<p>Mungkin untuk membuat cerita itu kamu mesti nulis dulu di kertas. Itu gak masalah. Sekarang hafalkan cerita itu dan coba ceritakan kembali di depan papa –mama. Atau kalau kamu punya alat perekam, rekamlah saat kamu menceritakannya. Putar kembali rekaman itu dan banggalah dengan dirimu.</p>
<p>(bersambung ke pelajaran mendatang……)</p>
<br />Posted in Pelajaran Bahasa Inggris Tagged: learning grammar, tata bahasa <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guidocamp.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guidocamp.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guidocamp.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guidocamp.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guidocamp.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guidocamp.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guidocamp.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guidocamp.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guidocamp.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guidocamp.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guidocamp.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guidocamp.wordpress.com/59/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guidocamp.wordpress.com/59/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guidocamp.wordpress.com/59/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=59&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/22/ayo-belajar-bahasa-inggris-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c7c46d7c83f6a82f27149137eecd230?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mugito Guido</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/ngajar.png?w=129" medium="image">
			<media:title type="html">ngajar</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mencoba adalah 50% keberhasilan.</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/22/mencoba-adalah-50-keberhasilan/</link>
		<comments>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/22/mencoba-adalah-50-keberhasilan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 16:02:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mugito Guido</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[learning motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/22/mencoba-adalah-50-keberhasilan/</guid>
		<description><![CDATA[Mencoba adalah 50% keberhasilan. Posted in Artikel Umum Tagged: learning motivation<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=58&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mencoba adalah 50% keberhasilan.</p>
<br />Posted in Artikel Umum Tagged: learning motivation <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guidocamp.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guidocamp.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guidocamp.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guidocamp.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guidocamp.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guidocamp.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guidocamp.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guidocamp.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guidocamp.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guidocamp.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guidocamp.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guidocamp.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guidocamp.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guidocamp.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=58&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/22/mencoba-adalah-50-keberhasilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c7c46d7c83f6a82f27149137eecd230?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mugito Guido</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Power Of Kepepet !</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/20/the-power-of-kepepet/</link>
		<comments>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/20/the-power-of-kepepet/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 16:32:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mugito Guido</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[learning motivation]]></category>
		<category><![CDATA[learning to write]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guidocamp.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin sebagian dari pembaca bertanya-tanya, apa sih arti kepepet itu? Kata ‘kepepet’ berasal dari Bahasa Jawa, yang dalam Bahasa Indonesia berpadan-kata dengan kata ‘terpaksa’. Hanya saja kadar keterpaksaannya itu sudah kebageten, sudah sangat, sangat, sangaaaaaat terpaksa! Sudah tidak ada pilihan lain, …tidak boleh tidak! Karena suatu kata itu tidak dapat begitu saja pas 100 % [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=51&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-52" title="pusing" src="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/pusing1.png?w=544" alt="pusing"   />Mungkin sebagian dari pembaca bertanya-tanya, apa sih arti kepepet itu? Kata ‘kepepet’ berasal dari Bahasa Jawa, yang dalam Bahasa Indonesia berpadan-kata dengan kata ‘terpaksa’. Hanya saja kadar keterpaksaannya itu sudah kebageten, sudah sangat, sangat, sangaaaaaat terpaksa! Sudah tidak ada pilihan lain, …tidak boleh tidak! Karena suatu kata itu tidak dapat begitu saja pas 100 % diterjemahkan dari satu bahasa ke bahasa yang lain, marilah kita pakai saja istilah ini: kepepet !<br />
<span id="more-51"></span><br />
Istilah ‘the power of kepepet’, saya pinjam dari judul buku yang ditulis oleh Bapak Jaya Setiabudi, seorang motivator bisnis yang masih muda dan energik. Dalam seminar beliau yang saya ikuti, beliau bilang kondisi kepepet yang dialami dalam hidup yang mendorong dirinya gigih menerjuni dunia wira usaha hingga akhirnya menjadi pebisnis muda yang sukses, sekaligus motivator yang handal.</p>
<p>Ada dua kondisi yang membuat orang betindak, yaitu: keinginan yang kuat dan keadaan  kepepet. Kalau di sekolah atau di seminar biasanya kita diberi motivasi. Di sekolah kita diberi motivasi oleh bapak /ibu guru: Bahasa Inggris itu sangat penting ! Bahasa Inggris digunakan di seluruh dunia, digunakan di semua bidang! Bahasa Inggris bikin orang gampang cari kerja, dan lain-lain, dan lain-lain. Waktu kita masih berada di dalam ruangan memang bener sih kita manggut-manggut, tanda setuju. Namun kebanyakan dari kita setelah ada di luar ruangan,  ‘obat’ yang namanya ‘motivasi’ itu lama-kelamaan menjadi pudar (fading out), lalu hilang. Motivasi itu sifatnya suatu iming-iming. Kita tahu manfaatnya dan tahu itu penting, tapi sering ogah melaksanakannya.</p>
<p>Kalau motivasi masih tidak dapat mengubah diri kita, mungkin diperlukan upaya yang lebih keras. Dongkrak atau doping dengan  kodisi kepepet! Dalam kondisi kepepet tidak lagi iming-iming yang diberikan, tetapi pilihan yang tidak boleh tidak. Go or not go! Coba saja kalau di sekolah atau di tempat kerja ada aturan: yang tidak dapat berbahasa Inggris , dipecat ! Dapat dipastikan hampir semua murid atau karyawan bisa berbahasa Inggris, soalnya kepepet (kecuali memang yang sudah gak betah sekolah di situ atau gak betah kerja lagi).</p>
<p>Jadi benar itu, biar dapat berbahasa Inggris diciptakan kondisi kepepet. Dibuat diri kita terpaksa harus melakukannya. Kalau gak, sering motivasi kalah dengan rasa ogah. Lihat saja tenaga kerja kita yang bekerja keluar negeri, pulang langsung cas cis cus ngomongnya pakai bahasa Inggris. Soalnya di sana dipaksa, kondisinya kepepet.</p>
<p>Ada beberapa cara untuk membuat kondisi kepepet:</p>
<p>1.	Cari pacar yang pinter berbahasa Inggris . He…he…he ….<br />
Ini sih cara paling asyik! Apa boleh ya ? Boleh saja, kecuali bagi yang sudah berkeluarga. Khawatir malu atau bahkan dipecat, pasti kepepet belajar.</p>
<p>2.	Chatting dengan banyak sahabat di luar negeri<br />
Kalau gak bisa nulis atau ngomong Bahasa Inggris, mau ngomong apa ? Kepepet deh jadinya! Jaman dulu istilahnya punya banyak pen pals atau sahabat pena di luar negeri, komunikasinya pakai surat menyurat.</p>
<p>3.	Gabung dengan English speaking community<br />
Kalau sering kumpul dengan kelompok pengguna aktif Bahasa Inggris selain tertular wabah ngomong, juga jadi terpaksa. Malu kalau ikut kumpul tetapi bengong.</p>
<p>4.	Jalan – jalan ke luar negeri atau meneruskan studi ke luar negeri<br />
Ini kalau punya cukup duit. Tetapi kalau bisa bahasa Inggris, sering lho orang dapat<br />
kesempatan berjalan-jalan ke luar negeri gratis.</p>
<p>5.	Berantem dengan diri sendiri<br />
Paksa diri sendiri untuk belajar. Kalahkan rasa malas, ogah-ogahan, menunda-nunda dan segala godaan yang menghambat. Misalnya paksa diri untuk membaca minimal satu halam buku per hari atau latihan nulis membuat kalimat satu halaman per hari. Gak enak, memang! Mana ada orang kepepet itu enak. Pahit, ta</p>
<p>Nah, itu hanya contoh saja. Idealnya memang kita harus memiliki internal motivation, atau istilahnya motivasi yang timbul dari dalam diri kita sendiri. Dengan kata lain,  kita harus punya niat yang kuat. Ini yang diharapkan oleh bapak / ibu guru tadi, motivasi eksternal ditingkatkan menjadi motivasi internal, punya niat yang kuat untuk bisa. Kalau kita sudah mempunyai niat yang kuat, kita tidak memerlukan orang lain untuk memotivasi diri kita. Self-driven-lah, didorong-dorong oleh diri kita sendiri. Awalnya memang merasa kepepet, tetapi akhirnya senang melakukan. Kita lalu memahami mengapa belajar Bahasa Inggris itu perlu.</p>
<p>Tulisan ini hanya sebagai tambahan atas artikel yang sudah diposting sebelumnya oleh Mas Mufli, berjudul ‘Bisa Bahasa Inggris Karena Terpaksa’. Semoga ada manfaatnya.</p>
<p>Selamat belajar!</p>
<p>Salam,<br />
Mugito Guido</p>
<p>Catatan: tulisan ini juga dimuat di <a href="http://bahasainggris.net">http://bahasainggris.net</a></p>
<br />Posted in Artikel Umum Tagged: learning motivation, learning to write <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guidocamp.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guidocamp.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guidocamp.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guidocamp.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guidocamp.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guidocamp.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guidocamp.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guidocamp.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guidocamp.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guidocamp.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guidocamp.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guidocamp.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guidocamp.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guidocamp.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=51&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/20/the-power-of-kepepet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c7c46d7c83f6a82f27149137eecd230?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mugito Guido</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/pusing1.png" medium="image">
			<media:title type="html">pusing</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa Iya Bahasa Inggris Itu Gampang?</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/20/apa-iya-bahasa-inggris-itu-gampang/</link>
		<comments>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/20/apa-iya-bahasa-inggris-itu-gampang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 14:18:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mugito Guido</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[learning motivation]]></category>
		<category><![CDATA[learning to write]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guidocamp.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Bagi saya pribadi, ya. Sebagian orang setuju dengan pernyataan ini, tapi tentu tidak semua orang. Bahkan bagi mereka yang sebenarnya ingin sekali bisa berkomunikasi dengan Bahasa Inggris pun, pernyataan ini juga tidak sepenuhnya dapat diterima. Buktinya di komentar-komentar yang masuk terhadap artikel postingan di blog bahasainggris.net atau blog mana pun, sering kita temui ‘keluhan’ bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=36&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-37" title="bingung" src="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/bingung.png?w=544" alt="bingung"   />Bagi saya pribadi, ya. Sebagian orang setuju dengan pernyataan ini, tapi tentu tidak semua orang. Bahkan bagi mereka yang sebenarnya ingin sekali bisa berkomunikasi  dengan Bahasa Inggris pun,  pernyataan ini juga tidak sepenuhnya dapat diterima. Buktinya di komentar-komentar yang masuk terhadap artikel postingan di blog  bahasainggris.net atau blog mana pun, sering kita temui ‘keluhan’ bahwa Bahasa Inggris itu susah. Walaupun sebenarnya teman-teman itu ingin,… ingin,… ingin,…dan sangat ingin untuk bisa, tapi apa daya tangan tak sampai. Lho kalau begitu terus di mana letak gampangnya dan di mana letak susahnya?<br />
<span id="more-36"></span>Saya punya keyakinan bahwa kunci utamanya adalah persepsi awal kita terhadap bahasa ini. Kalau persepsi awal kita adalah ‘gampang’, ya memang akhirnya gampang beneran. Sebaliknya, bila persepsi awal kita ‘susah’ ya, akhirnya susah beneran. Apa yang kita pikirkan, apa yang kita persepsikan dan apa yang kita ucapkan, tidak jarang akan benar-benar menjadi kenyataan. Ini masuk akal. Bagi mereka yang bilang gampang, tak disadari akan melakukan apa saja untuk bisa memahaminya. Bagi yang memvonis Bahasa Inggris itu susah yang langsung alergi, jangankan untuk belajar untuk dengar saja sudah susah. Jadi, dari pada berpersepsi negatif yang lebih banyak ruginya, usahakanlah dalam segala hal untuk selalu berpersepsi positif sebab akan lebih banyak untungnya.</p>
<p>Tapi kenyatanya,…<em> it won’t be as easy as saying it</em>. Itu tak segampang mengucapkannya. Benar! Untuk membuat Bahasa Inggris gampang, tidak hanya diperlukan persepsi awal yang positif. Setelah kita punya persepsi bahwa memang Bahasa Inggris itu gampang, kita harus menindaklanjuti dengan usaha (efforts). Bisa berbahasa Inggris itu bukan sesuatu yang datang dari impian, tapi datang dengan perjuangan. Lalu, bagaimana memperjuangkannya? Ya dengan mempelajarinya.</p>
<p>Adakah cara atau metode yang paling hebat untuk belajar Bahasa Inggris? Banyak metode dikemukakan oleh para ahli linguistik dan semua baik. Masalahnya bukan baik-buruknya suatu metode belajar, tapi bagaimana memilih metode yang paling cocok untuk diri kita masing-masing. Ada metode yang mengajarkan supaya Bahasa Inggrisnya bagus harus mempelajari rumus-rumus ketata-bahasaan dulu yang <em>njelimet / complicated</em>. Ya, silakan ambil cara ini bagi yang merasa pas. Bagi yang kurang cocok dengan metode ini, mungkin malah langsung kabur karena pusing duluan.</p>
<p>Ada sebagian orang yang enjoy belajar ala Tarzan, artinya nekat duluan, pokoknya ngomong dulu. Ini juga bagus. Buat apa  ada buku grammar dan kamus di otak kalau setiap mau ngomong atau nulis bibir terasa digembok dan tangan terasa diborgol. Silakan ambil cara ini bila merasa paling cocok. Sebaik apa pun metodenya, yang lebih baik adalah kesungguhan untuk mempelajarinya. Sebab metode hanya ada gunanya kalau kita menerapkannya, kalau tidak ya ibarat kita punya mobil mercy tapi tak pernah menaikinya. Diam gak bergerak.</p>
<p>Mungkin ada yang masih mengeluh, tapi kok tetap juga susah ya?! Jaman sekarang ini memang jaman instant. Semua inginnya kalau bisa serba cepat, serba gampang, tidak perlu repot. Sebagian orang bahkan beranggapan apa pun bisa di-instant-kan. Bagaimana jadi kaya secara <em>instant</em>, bagaimana pinter secara <em>instant</em>. Tapi kalau ilmu, didapat secara <em>instant </em>hilangnya instant juga. Terlalu menggebu belajar hanya karena ingin hasil yang <em>instant</em>, biasanya semangatnya justru akan drop di tengah jalan dan tak bangun lagi. Berbeda dengan belajar yang mementingkan proses, belajarnya biasanya akan lebih tekun dan penuh kesadaran, lebih stabil dan jauh dari keluhan. Mementingkan proses artinya untuk bisa memang perlu tahapan-tahapan, jadi perlu waktu dan kesabaran. Jadi,  kalau kita belajar dengan persepsi awal gampang, sabar dan mengikuti tahapan-tahapan tertentu, maka yang namanya hasil akan datang sendirinya.</p>
<p>Dari mana kita memulai belajar? Banyak orang bilang Bahasa Inggris itu susah, padahal mereka belum mulai. Bagaimana mereka bisa mengatakan susah sementara mulai saja belum? Makanya  jangan terlalu percaya. Sekarang katakan: <em>‘Bahasa Inggris itu mudah!’</em>, dan mulai belajar. Banyak postingan dalam blog ini yang memberikan tips-tips cara pembelajaran. Misalnya saja, cara saya belajar Bahasa Inggris yang seperti orang bikin kue, postingan lain di blog bahasainggris.net. Atau juga bisa gabung dengan forum belajar Bahasa Inggris di <em>Face Book</em> yang belum lama ini di-release oleh Mas Mufli. Yang juga penting, setelah mulai belajar jangan pernah berhenti. Kalau da pasang surutnya, itu biasa, tapi tetap jalani saja dengan <em>enjoy</em>. Saya yakin, dalam waktu yang tidak lama teman-teman akan merasakan bahwa belajar Bahasa Inggris itu memang gampang. Yang dimaksud gampang, adalah gampang bersyarat, bukan gampang ala Aladin dengan lampu ajaibnya.</p>
<p>Seperti halnya teman-teman, saya juga masih belajar. Ada pasang surutnya: dulu getol, beberapa tahun sempat pelan sekali jalannya, dan sekarang agak kencang sedikit. Ada semboyan bagus, ‘long-life education’, artinya belajar itu sepanjang hayat.  Memang begitulah seharusnya, dalam segala hal kita terus tetap belajar. <em>If we don’t live for something, we die nothing</em>. Bagi teman-teman yang mau mengintip tempat saya belajar menulis, bisa klik di <a href="http://englishlearningcamp.blogspot.com">English Learning Camp</a>. Atau yang perlu motivasi penyemangat bisa mengintip di <a href="http://masgitocamp.wordpress.com">Belajar Menggapai Langit Blog.</a></p>
<p>Selamat belajar.</p>
<p>Salam.</p>
<p>Mugito Guido<br />
Catatan: artikel ini juga dimuat di <a href="http://bahasainggris.net">bahasainggris.net</a></p>
<br />Posted in Artikel Umum Tagged: learning motivation, learning to write <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guidocamp.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guidocamp.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guidocamp.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guidocamp.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guidocamp.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guidocamp.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guidocamp.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guidocamp.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guidocamp.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guidocamp.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guidocamp.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guidocamp.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guidocamp.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guidocamp.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=36&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/20/apa-iya-bahasa-inggris-itu-gampang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c7c46d7c83f6a82f27149137eecd230?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mugito Guido</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/bingung.png" medium="image">
			<media:title type="html">bingung</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Bahasa Inggris Itu Seperti Orang Bikin Kue</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/20/belajar-bahasa-inggris-itu-seperti-orang-bikin-kue/</link>
		<comments>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/20/belajar-bahasa-inggris-itu-seperti-orang-bikin-kue/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Aug 2009 14:00:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mugito Guido</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[learning motivation]]></category>
		<category><![CDATA[learning to write]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guidocamp.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Iseng-iseng searching ‘Bahasa Inggris’ di Google, kok terus saya masuk ke blog BahasaInggris.Net. Setelah membaca satu artikel, wah saya jadi tertarik juga. Saya buka lagi satu persatu artikelnya, lho kok tambah menggelitik tuh motivational story-nya tentang belajar Bahasa Inggris. Sebagai orang yang juga senang belajar Bahasa Inggris, saya jadi pengin ikut-ikutan menyumbang tulisan (kalau dianggap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=31&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/masak5.png?w=90&#038;h=150" alt="" title="" width="90" height="150" class="alignleft size-thumbnail wp-image-44" />Iseng-iseng <em>searching </em>‘Bahasa Inggris’ di <em>Google</em>, kok terus saya masuk ke blog BahasaInggris.Net. Setelah membaca satu artikel, wah saya jadi tertarik juga. Saya buka lagi satu persatu artikelnya, lho kok tambah menggelitik tuh <em>motivational story</em>-nya tentang belajar Bahasa Inggris. Sebagai orang yang juga senang belajar Bahasa Inggris, saya jadi pengin ikut-ikutan menyumbang tulisan (kalau dianggap layak lho). Bukan untuk memuji, menyombongkan diri atau punya tendensi tertentu, tetapi hanya ingin berbagi cerita / sharing pengalaman tentang bagaimana belajar bahasa asing yang satu ini. Siapa tahu tulisan ini ada manfaatnya bagi teman lain.<br />
<span id="more-31"></span>Saya sih setuju sekali kalau modal utama untuk belajar bahasa Inggris itu adalah NIAT, SEMANGAT. Besar kecilnya niat akan menentukan besar-kecilnya usaha kita dalam menaklukkan bahasa yang satu ini. Semakin besar niat kita, semakin gigih usaha kita untuk belajar, tidak perlu disuruh-suruh orang lain segala! Kita jadi tekun membaca apa saja yang ditulis dengan Bahasa Inggris, rajin membuka-buka kamus,<em> browsing </em>internet, nguping percakapan orang ataupun mencoba nekat ngomong. Kalau orang sudah punya niat besar, motivasi jadi besar juga, niatan untuk belajarnya adalah untuk bisa seperti air mengalir, bukan sekedar bisa sedikit-sedikit, tapi bisa total !  Kalau bisa banyak, kenapa harus sedikit-sedikit?</p>
<p>Kalau niat besar dan usaha mandiri seperti saya sebutkan tadi dilakukan, saya berani menjamin nilai 9 ada di tangan. Coba ingat-ingat di kelas kita, kalau yang niatnya kecil, selain gak pernah dapat nilai bagus, begitu ada pelajaran Bahasa Inggris perut jadi terasa sakit, kepala jadi terasa pusing. Bahasa Inggris lalu dianggapnya sebagai momok yang menakutkan. Lain halnya dengan mereka yang niatnya kuat, pelajaran Bahasa Inggris itu terasa sangat meyenangkan. Logis kan kalau usaha besar dapat nilainya juga besar (baca 9).</p>
<p>Ada banyak cara atau metode orang belajar Bahasa Inggris, ada yang menghafal kamus, ada yang pakai nyanyian, gambar, atau langsung nyebur seperti gaya Tarzan. Semua baik, gak ada yang jelek dan sah-sah saja. Yang penting adalah menemukan metode yang dirasa paling pas atau cocok dengan diri kita. Bisa jadi sebuah metode pas dipakai orang lain, tetapi belum tentu cocok dengan diri kita. Untuk menemukan metode yang cocok ini mungkin caranya dengan mencoba-coba/trial beberapa metode, kemudian baru tuning metode yang paling cocok dengan diri kita.</p>
<p>Menurut saya, belajar bahasa Inggris itu seperti orang membuat kue. Ada bahan, ada resep, ada alat, dicoba berulangkali, baru bisa menghasilkan kue yang enak. Kalau kita sudah punya bahan, punya resep, punya alat tapi gak pernah dicoba apakah kita akan pernah bisa jadi pembuat kue? Kita punya bahan, punya alat dan dicoba membuat kuenya, tetapi kalau resepnya gak diikutin apa kita dapatkan kue yang enak? Nah, begitu juga halnya dengan belajar Bahasa Inggris, kita mesti punya bahan, punya resep, punya alat, berani mencoba, coba, coba, coba dan coba terus, baru kita bisa tuh menguasai bahasa yang paling banyak digunakan di dunia ini.</p>
<p>Ada empat ketrampilan pokok <em>(main skills)</em> yang perlu dicapai dalam mempelajari Bahasa Inggri, yaitu: <em>reading </em>(membaca), <em>writing</em> (menulis), <em>listening</em> (mendengarkan) dan <em>speaking</em> (berbicara). Nah, kalau empat komponen ketrampilan ini sudah dapat dikuasai, mungkin inilah tahap di mana kita mengusai Bahasa Inggris secara air mengalir, bukan yang sedikti-sedikit itu. Air mengalir itu selain alirannya lancar, iramanya teratur, juga enak dirasakan, alami <em>(natural)! </em>Jadi selain lancar, kalau kita ngomong pakai bahasa Inggris ya, gaya, irama, logatnya diusahakan menyerupai penutur aslinya <em>(native speaker)</em>. Kalau bisa ngomong Bahasa Inggris sudah nggak lagi kental tuh logat Bahasa Indonesia atau bahkan bahasa daerahnya, nah itu namanya alami.</p>
<p>Untuk meraih empat ketrampilan pokok itu saya punya cara yang saya rasakan cocok. (namun tentunya ini belum tentu cocok bagi orang lain). Nah cara saya itu kira-kira begini:</p>
<p>1. Banyak membaca, setiap hari diusahakan membaca</p>
<p>Apa saja boleh dibaca pokoknya berbahasa Inggris: boleh sobekan koran, buku, brosur, kotak obat, dan lain-lain. Eh, nggak saya sadari perbendaharaan kata (vocabulary) jadi numpuk nih di kepala. Karena kata-kata yang saya temukan di bacaan kemarin, muncul lagi di hari berikutnya. Ternyata kata-katanya cuma diulang-ulang!</p>
<p>2. Rajin buka kamus</p>
<p>Nah kalau kata yang belum saya ketahui artinya, saya mesti lihat di kamus. Gak cuma arti padanan katanya, tapi juga dilihat tuh bagaimana mengucapkannya dengan benar. Ucapan katanya harus diyakini benar, jangan karena malas terus main kira-kira. Kalau main kira-kira saja, bisa keliru. Contohnya, kata <em>‘prepare’</em> (verb) dan <em>‘preparation’ </em>(noun), <em>‘contract’</em> (verb) dan <em>‘contact’</em> (noun), masing-masing kata itu lain cara mengucapkannya dan lain penekanan suku katanya.</p>
<p>3. Mengutip struktur kalimat yang unik dan menarik</p>
<p>Struktur kalimat yang saya anggap menarik, saya kutip dan saya kumpulkan dalam satu buku. Semakin banyak yang dibaca, semakin banyak struktur bahasa yang ada di bank data. Sekali-kali saya buka-buka catatan itu, saya baca-baca dan gak kita sadari banyak yang mengendap di otak kita, alias hafal. Saat saya perlu mengungkapkan maksud yang sama, sudah mengalir sendiri tuh struktur-struktur. Kalau lupa tinggal buka buku catatannya, dan contek.</p>
<p>4. Latihan ngomong</p>
<p>Ngomong boleh dengan diri sendiri (gak apa asal gak di jalanan). Bisa ngomong di depan cermin sambil melihat gerakan bibir kita. Dulu omongan saya saya rekam di <em>tape recorder</em>, lalu saya putar ulang untuk mengetahui sudah pas belum lafal atau pronounciation-nya. Bisa juga langsung ngomong sama teman, atau juga setengah nyombong langsung hampiri turis bule (kebetulan dulu rumah saya dekat dengan candi Borobudur). Yang penting pratek ngomong, praktek, pratek dan praktek! Gak perlu risau kalau membuat kesalahan, yang penting maksud kesampaian. Kalau si bule bisa manggut-manggut, nah itu tandanya kesampaian maksud omongan kita.</p>
<p>5. Latihan nguping</p>
<p>Biasanya kalau sudah berani praktek ngomong dengan teman, atau nekat jadi Tarzan memburu bule-bule (meskipun Bahasa Inggris-nya masih merangkak), sakaligus kita latihan nguping. Kalau bule mau kita ajak ngomong, nah sekaligus kena deh praktek listening-nya. Nguping percakapan lewat media seperti kaset, CD, VCD, dan media lain semacam itu, juga bagus!</p>
<p>6. Latihan nulis</p>
<p>Nulis apa saja boleh! Bisa nulis puisi, buku harian, surat , ataupun membuat cerita satu-dua paragraf saja. Yang penting bisa mengungkapkan pikiran kita dalam bentuk tulisan Bahasa Inggris. Waktu saya di sekolah menengah dulu, sempat mengirimkan beberapa cerita ke majalah anak-anak dan remaja berbahasa Inggris di Yogya, untuk testinglah, eh ada yang juga yang dimuat. Saya masih ingat honor pertama saya Rp. 600,- (enam ratus rupiah) tahun 82-an. Kalau jaman sekarang lebih enak, kalau sudah merasa pede (percaya diri) bisa juga menulis di media cetak, ataupun di blog seperti punya Mas Mufli ini. Jaman saya sekolah dulu, komputer belum ada.</p>
<p>Nah dari uraian di atas, perbendaharaan kata <em>(vocabulary)</em> yang harus ditambah setiap hari itu, saya anggap sebagai bahan. Semakin kaya perbendaharaan kata kita, semakin banyak pilihan. Maksud tertentu bisa diungkapkan dengan kata yang berbeda, jadi tidak mengulang-ulang kata yang sama. Nulis atau ngomong lebih lancar karena pilihan kata yang banyak di kepala, tinggal dialirkan keluar lewat struktur kalimat. Seperti air yang mengalir. Ucapan lafal (pronunciation), penekanan suku kata (stress), juga merupakan bahan baku untuk ngomong Bahasa Inggris. Lafal kata, penekanan, intonasi, ini adalah faktor-faktor yang membuat omongan kita jadi kedengaran alami (natural).</p>
<p>Struktur kalimat yang unik, menarik, yang diperoleh karena banyak membaca, itu namanya resep. Resep adalah pedoman, pola, aturan, rule untuk menyusun kata-kata menjadi kalimat. Struktur fungsinya sebagai alat untuk mengalirkan perbendaharaan kata dari kepala ke dalam kalimat-kalimat yang runtut . Kalimat-kalimat ini merupakan cerminan buah pikiran kita yang dituangkan dalam bentuk media kebahasaan.</p>
<p>Bahan melimpah, resep sudah kepegang, alat tersedia, sekarang tinggal prakteknya. Semakin dipraktekkan, semakin lancar jadinya. Praktek, prakter, praktek dan terus praktek! Sedikit-sedikit dipraktekkan setiap hari, lama-lama gak terasa jadi terbiasa nulis banyak, dan ngomong ceriwis. Lancar! Kalau ada tukang kue di restoran yang dibayar mahal, itu karena sudah ahli. Keahliannya didapat dari mana, ayo coba tebak ! Ya, betul : praktek ! Belajar Bahasa Iggris itu seperti membuat kue: <em>The more practice you have, the better English you get.</em></p>
<p>Selamat belajar Bahasa Inggris.<br />
Mugito Guido</p>
<br />Posted in Artikel Umum Tagged: learning motivation, learning to write <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guidocamp.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guidocamp.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guidocamp.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guidocamp.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guidocamp.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guidocamp.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guidocamp.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guidocamp.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guidocamp.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guidocamp.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guidocamp.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guidocamp.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guidocamp.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guidocamp.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=31&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/20/belajar-bahasa-inggris-itu-seperti-orang-bikin-kue/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c7c46d7c83f6a82f27149137eecd230?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mugito Guido</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/masak5.png?w=90" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>The Importance Of Mastering English</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/19/the-importance-of-mastering-english/</link>
		<comments>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/19/the-importance-of-mastering-english/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2009 18:54:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mugito Guido</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[learning motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guidocamp.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[Indonesia – as a member of the nations of the world &#8211; has realized the importance of the fact that English is the language of the world. The Ministry of Education has been unceasingly enhancing all of the efforts to widen scope and the quality of English teaching in schools. Not like ten years before, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=22&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-24" title="naik" src="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/naik.png?w=544" alt="naik"   />Indonesia – as a member of the nations of the world &#8211; has realized the importance of the fact that English is the language of the world. The Ministry of Education has been unceasingly enhancing all of the efforts to widen scope and the quality of English teaching in schools. Not like ten years before, now English has been introduced in kindergarten schools to give children preliminary appreciation to this foreign language. English laboratory equipment, VCD player, full set of computers equipped with LCD projectors have been installed in many state schools in towns to support the language teaching. Studies, seminars, workshops, and up-grade of English teachers have been widely held to improve the quality of learning-teaching methods for the best quality of the outputs.<br />
<span id="more-22"></span><br />
Let’s now try to find out the reasons why English is getting more and more important in life. Of course, there are unlimited benefits that may be taken from mastering English. Some are taken here just as  examples.</p>
<p>1. Supporting higher education level</p>
<p>When English is introduced to students of elementary schools – or even of kindergarten schools – the main purpose should be giving a chance to them to appreciate English as a second language. The correct perception of English will lead the students to enjoy learning English. Learning the language with joy is the initial key of learning English, as the result of learning will much depend on whether students like of dislike the subject. This basic perception of learning the students get from the basic level of their education will support their higher education. When they continue their education to higher levels, English could not be separated from their daily activities. Bilingual teaching system is now applied as from Junior High Schools onwards and it is sure that adequate understanding of English is a must, rather than just an option.</p>
<p>2. Giving more chances in winning job opportunity</p>
<p>People said that vacancies are so limited and this situation has increased the number of the jobless all over the country. This statement may be traditionally and popularly correct, but it is not totally true. Let us see the fact. Almost in any papers, both local and national, some vacancies are widely available. The problem is that the job hunters do not qualify the vacancies. Often, one of the requirements is proficiency in both written and oral English. In fact, most of the job seekers do not qualify this requirement and only a few applicants take the opportunity to fill the vacancy, and they are only those who have learned English as the most valuable investment for their future. Now, they catch it.</p>
<p>3. Giving more chances to career promotion</p>
<p>Like that of winning the job vacancy, mastering of English will still take an important role when we are working. Working is not only earning money for our daily livings. Working is the way to develop our knowledge, skills and personality and finally to reach the higher position of our career. Those who are proficient in English usually have a better chance for promotion. It is reasonably as career promotion should be for one who is above the average level. Candidates with proficiency of English usually have the better chance to catch the golden pin.</p>
<p>4. Giving a chance to help our children</p>
<p>Dr. Rose Mini AP Mpsi (Bunda Romi), after giving her speech in a seminar about children in Bandung recently, said that children could not learn any foreign language effectively if their parents do not have proficiency in the respective language. The children who learn English in school or any private English courses do not have any counterpart at home, as their parents are not capable in English. Thus, they do not have a chance to put into practice what they are learning at home. Children from English-speaking parents seem to be luckier as they have counterparts to whom they practice what they are learning outside.</p>
<p>In the demand of the era, where capability of English is required in all fields, parents often ask more to their children, including the mastery of English. Unfortunately, they cannot help their children due to their lack of capability of the language.</p>
<p>5. Being a tool for self-actuating</p>
<p>Acquiring adequate knowledge of English will certainly make you more confidence with yourself. As a result of this, then you will not underestimate yourself when you are in the English-speaking community. You will be proud of yourself, be confident and always know what to do with the environment where you are standing. Thus, mastering English will help you for self-actuating. Not like those who just sit in the corner with their loneliness.</p>
<p>More advantages of learning English could be written; more chances may be found out. I just put here my personal opinion as an example. The most important thing is not the how many the advantages written, but how far this writing motivates you to learn English as a foreign language. We should be proud of our national language, Bahasa Indonesia, but the more people with capability of English is also the pride of our country.</p>
<p>Regards,</p>
<p>Mugito Guido<br />
The site keeper of http://englishlearningcamp.blogspot.com,http://masgitocamp.wordpress.com, http://guidocamp.wordpress.com</p>
<br />Posted in Artikel Umum Tagged: learning motivation <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guidocamp.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guidocamp.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guidocamp.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guidocamp.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guidocamp.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guidocamp.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guidocamp.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guidocamp.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guidocamp.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guidocamp.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guidocamp.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guidocamp.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guidocamp.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guidocamp.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=22&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/19/the-importance-of-mastering-english/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c7c46d7c83f6a82f27149137eecd230?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mugito Guido</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/naik.png" medium="image">
			<media:title type="html">naik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The School of Time Management</title>
		<link>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/17/the-school-of-time-management/</link>
		<comments>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/17/the-school-of-time-management/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 15:32:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mugito Guido</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel Umum]]></category>
		<category><![CDATA[learning to write]]></category>
		<category><![CDATA[life motivation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://guidocamp.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[There are some definitions of  ‘management’. In general, management is the art and science of organizing something for better results. Management is the art of arranging all the related components effectively and efficiently to achieve the set-up goals. More than just giving management theories as a science itself, management is then applied to certain fields. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=10&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;"><img class="alignleft size-full wp-image-17" title="jam" src="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/jam.png?w=544" alt="jam"   />There are some definitions of  ‘management’. In general, management is the art and science of organizing something for better results. Management is the art of arranging all the related components effectively and efficiently to achieve the set-up goals.</p>
<p><span id="more-10"></span><br />
More than just giving management theories as a science itself, management is then applied to certain fields. To manage finance, for example, economists develop a financial management.  For art of managing human resources, people then develop a human resources management. The are still many other types of management applied to other specific areas. A specific type of management is designed for special purpose.  Why do people learn financial management? It is because they think that finance is important. Why do people learn human resources management? It is because they think that human resources take important role in the process of achieving the set-up goals. Principally, People makes use of management to keep everything run on the tracks and to achieve designated goals.  If someone is eager to know more in details and sound knowledge of specific type of management, they may learn it to the related school. One who want to have good career in industry, he might have to take Faculty of the Industrial Management. Schools of management have been established to cover the interests of learning more about the art of managing certain field.  Do you have ever heard a school of time management? This is maybe the first time to hear it. Why does no one have idea to establish such school? Is that because of the thought that time is not as important as money? Or, is it just because of people thinking that to manage time is not as difficult as one of money, manpower or other sciences? It might be true.  As a matter of fact, time is the most important thing in life. If you are lack of money, there is still a chance to afford it as long as we are still alive. But, if we have lost our time of living, we cannot buy additional time of life with money. We will have to ‘accept’ the time allocated to us. Never can we prolong the time to live.  In daily life, we usually spend more time for our convenience and not for our need. We often spend time for activities that do not give us much advantage. We tend to blame time for anything that is not finished within the range of time designated. We often ask additional time for unachieved targets. We like to violence the time as if it is easy to set up the time.  Time will roll through as it is and does not care us. We will never have any ability to set back the time. What we can do is just to set up the timer and not the time itself. Thus, we cannot reset the time back to zero as timer does. We should not adjust the designated time to tolerate our unachieved targets. The correct way is to finish our works within the designated time. In the school of time management, we learn how to fit our works to the running time so that we can achieve the target within the allocated range of time. What we are learning here is to manage ourselves from having the habits of spending excessive time for little work to one of achieving higher target within the limited range of designated time.  While we still have enough time, let’s do the best things in life. Do not let ourselves realize that so far we have not had anything done when we are in the end side of living. Let’s establish a school of management of time, at least for ourselves.  Regards. guidocamp let&#8217;s  learn the best life</p>
<br />Posted in Artikel Umum Tagged: learning to write, life motivation <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/guidocamp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/guidocamp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/guidocamp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/guidocamp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/guidocamp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/guidocamp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/guidocamp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/guidocamp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/guidocamp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/guidocamp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/guidocamp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/guidocamp.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/guidocamp.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/guidocamp.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=guidocamp.wordpress.com&amp;blog=6582598&amp;post=10&amp;subd=guidocamp&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://guidocamp.wordpress.com/2009/08/17/the-school-of-time-management/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9c7c46d7c83f6a82f27149137eecd230?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Mugito Guido</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://guidocamp.files.wordpress.com/2009/08/jam.png" medium="image">
			<media:title type="html">jam</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
